Tidak Semua Keadaan Bisa kita Ubah
Tidak Semua Keadaan Bisa Kita Ubah, tetapi Kita
Bisa Memilih Cara Menyikapinya
Ada kalanya hidup membawa kita pada keadaan
yang tidak pernah kita harapkan. Kita sudah berusaha sebaik mungkin. Namun,
kenyataan tetap berjalan di luar keinginan.
Pada saat seperti itu, kita sering bertanya,
mengapa semua ini harus terjadi?
Kita kecewa. Kita marah. Bahkan, terkadang kita
ingin melawan keadaan dengan sekuat tenaga. Padahal, tidak semua keadaan dapat
kita ubah.
kita
selalu memiliki pilihan untuk menentukan bagaimana cara menyikapinya.
Melawan kenyataan dengan amarah hanya akan
menguras tenaga. Kita menjadi lelah secara fisik dan emosional. Pikiran pun
semakin sulit menemukan jalan keluar.
Sebaliknya, menerima kenyataan dengan
kebijaksanaan dapat membuka jalan yang sebelumnya tidak terlihat. Menerima
bukan berarti menyerah.
Menerima adalah keberanian untuk mengakui bahwa
sesuatu telah terjadi. Setelah itu, kita memilih sikap terbaik untuk
menghadapinya.
Ketika Kita Berhenti Melawan
Tidak semua hal dalam kehidupan berjalan sesuai
keinginan. Ada keadaan yang memang berada di luar kendali kita.
Kita tidak dapat mengendalikan perkataan orang
lain. Kita tidak selalu dapat mengubah keputusan seseorang. Kita juga tidak
mampu memutar kembali waktu.
Namun, kita dapat mengendalikan respons kita.
Kita dapat memilih untuk tidak membalas
kemarahan dengan kemarahan. Kita dapat memilih untuk tidak menjadikan
kekecewaan sebagai alasan untuk berhenti. Kita juga dapat memilih untuk tetap
tenang ketika keadaan sedang tidak berpihak.
Ketika hati mulai menerima, pikiran menjadi
lebih jernih.
Dari kejernihan itu, sering muncul jalan yang
sebelumnya tidak terlihat. Kita mulai menemukan pilihan. Kita melihat peluang.
Bahkan, kita menemukan pelajaran yang tersembunyi di balik sebuah keadaan.
Terkadang, sesuatu yang kita anggap sebagai
musibah justru menjadi jalan menuju kedewasaan.
Menerima Bukan Berarti Kalah
Ada anggapan bahwa menerima keadaan berarti
menyerah. Padahal, keduanya sangat berbeda.
Menyerah berarti berhenti berusaha karena
merasa tidak mampu. Sementara menerima berarti berdamai dengan kenyataan sambil
tetap mencari jalan terbaik.
Kita menerima apa yang tidak dapat diubah.
Setelah itu, kita memperbaiki apa yang masih dapat diperbaiki.
Karena itu, ketika hidup menghadirkan sesuatu
yang tidak kita inginkan, jangan terburu-buru melawannya dengan amarah.
Berhentilah sejenak.
Tarik napas dalam-dalam. Tenangkan hati.
Berikan kesempatan kepada pikiran untuk melihat keadaan dengan lebih jernih. Kemudian
tanyakan kepada diri sendiri:
“Apa yang masih bisa saya lakukan dari keadaan
ini?”
Pertanyaan sederhana itu dapat mengubah cara
kita melihat masalah.
Kita tidak lagi sibuk bertanya, “Mengapa ini
terjadi kepada saya?”
Kita mulai bertanya, “Apa yang dapat saya
pelajari dari semua ini?”
Perubahan pertanyaan sering kali membawa
perubahan dalam kehidupan.
Badai Tidak Selamanya Tinggal
Hidup mengajarkan kita bahwa badai tidak datang
untuk selamanya.
Ada waktunya angin berembus kencang. Ada
waktunya hujan turun begitu deras. Ada saatnya perjalanan terasa berat dan
melelahkan.
Namun, badai pasti berlalu.
Badai tidak selalu datang untuk menghentikan
langkah. Terkadang, badai hadir untuk menguatkan pijakan kita setelah angin
berlalu.
Mereka yang mampu tetap tenang akan memiliki
kesempatan untuk melihat keadaan dengan lebih jernih.
Setelah badai reda, kita mungkin menyadari
sesuatu.
Ternyata, kita lebih kuat daripada yang kita
kira.
Ternyata, kita mampu melewati sesuatu yang
sebelumnya kita anggap tidak mungkin.
Ternyata, kesulitan yang kita alami telah
mengajarkan banyak hal tentang kesabaran, keteguhan, dan keikhlasan.
Belajar Mengikuti Irama Kehidupan
Kehidupan memiliki iramanya sendiri.
Ada saatnya kita harus berlari. Ada saatnya
kita perlu berhenti sejenak. Ada waktunya kita harus bertahan. Ada pula
waktunya kita harus mengubah arah.
Kita tidak perlu memaksakan semua hal berjalan
sesuai keinginan.
Sebab, memaksakan kehendak tidak selalu membuat
kehidupan menjadi lebih baik. Terkadang, justru membuat hati semakin lelah.
Kita perlu belajar mengikuti irama kehidupan
dengan kesabaran.
Bukan berarti pasrah tanpa usaha. Bukan pula
berarti berhenti memperjuangkan sesuatu.
Kita tetap melangkah, tetapi dengan
kebijaksanaan.
Kita tetap berusaha, tetapi tidak kehilangan
ketenangan.
Kita tetap memiliki tujuan, tetapi tidak
memaksakan segala sesuatu terjadi sesuai waktu yang kita inginkan.
Kekuatan Ada dalam Kebijaksanaan
Kekuatan seseorang tidak selalu terlihat dari
kerasnya perlawanan.
Kadang, kekuatan justru terlihat ketika
seseorang mampu menahan emosinya.
Ada saatnya kita harus bertahan.Ada saatnya
kita harus melepaskan.Ada saatnya kita perlu berbicara.
Namun, ada pula saatnya kita memilih diam agar
tidak memperkeruh keadaan.
Kebijaksanaan adalah kemampuan memilih sikap
yang tepat pada waktu yang tepat.
Sebab, tidak semua pertempuran harus
dimenangkan. Tidak semua perkataan harus dibalas. Tidak semua keadaan harus
dilawan.
Ada keadaan yang cukup kita terima.
Ada masalah yang cukup kita hadapi dengan
tenang.
Ada luka yang cukup kita sembuhkan dengan waktu
dan keikhlasan.
Pada akhirnya, kita mungkin tidak mampu
mengubah semua keadaan.
Namun, kita selalu memiliki pilihan untuk
menentukan bagaimana kita menyikapinya.
Kadang, jalan keluar bukan muncul karena
keadaan berubah.
Jalan keluar muncul ketika cara pandang kita
terhadap keadaan berubah.
Maka, ketika hidup tidak berjalan seperti yang
kita harapkan, jangan biarkan emosi mengambil alih seluruh keputusan.
Belajarlah tenang. Belajarlah sabar. Belajarlah
menerima. Dan tetaplah melangkah.
Sebab, kehidupan bukan tentang bagaimana kita
menghindari semua badai. Kehidupan adalah tentang bagaimana kita tetap berdiri
setelah badai berlalu.
Semoga kita tidak mudah dikuasai emosi ketika
menghadapi rintangan. Semoga kita terus belajar bersabar mengikuti irama
kehidupan.
Jika hari ini keadaan belum berpihak kepada
kita, jangan kehilangan harapan.
Mungkin bukan jalannya yang tertutup.
Mungkin kita hanya sedang diminta untuk melihat
jalan dari arah yang berbeda.
Tetaplah bertahan dengan bijaksana. Tetaplah
melangkah dengan keyakinan.
Salam sehat dan tetap semangat.
Komentar
Posting Komentar