Postingan

Menampilkan postingan dari September, 2026

Ketika Kebenaran Kalah Oleh Kedekatan

  Kadang, seseorang dibela bukan karena ia benar. Ia dibela karena ia disukai, dekat, atau dianggap mampu memberikan manfaat. Begitulah realitas yang terkadang hadir dalam kehidupan kita. Kebenaran tidak selalu menjadi alasan utama seseorang mendapatkan pembelaan. Ada kalanya kedekatan, perasaan, bahkan kepentingan justru lebih kuat daripada prinsip. Kita mungkin pernah melihat seseorang melakukan kesalahan. Namun, ia tetap mendapatkan pembelaan dari orang-orang terdekatnya. Bukan karena tindakannya dapat dibenarkan. Bukan pula karena bukti menunjukkan bahwa ia berada di pihak yang benar. Ia dibela karena memiliki hubungan khusus dengan orang yang membelanya. Di sisi lain, seseorang yang tidak memiliki kedekatan justru lebih mudah disalahkan. Kesalahan kecil dapat dibesar-besarkan. Kekurangannya terlihat jelas. Sementara kesalahan orang yang disukai seolah memiliki banyak alasan untuk dimaklumi. Inilah salah satu bentuk ketidakadilan yang sering terjadi tanpa kita sadari. Ketik...