Jangan Terlalu Khawatir.
“Jangan khawatirkan urusan dunia, karena dunia milik Allah. Jangan khawatirkan urusan rezeki, karena rezeki dari Allah. Jangan khawatir perkara masa depan, karena masa depan ada di tangan Allah. Cukup khawatir bagaimana agar Allah ridha kepadamu.” Kalimat ini terdengar sederhana, tetapi menyimpan pesan spiritual yang sangat dalam. Di tengah kehidupan yang penuh tekanan, manusia sering kali dipenuhi rasa takut terhadap masa depan, rezeki, pekerjaan, hingga urusan dunia yang tidak pernah selesai. Padahal, tidak semua hal harus dipikul sendiri oleh manusia. Makna utama dari kalimat tersebut adalah ajakan untuk belajar tawakal dan menenangkan hati. Dunia ini bukan milik manusia. Jabatan, kekayaan, popularitas, bahkan umur hanyalah titipan sementara. Semua dapat datang dan pergi kapan saja sesuai kehendak Allah. Karena itu, manusia tidak perlu hidup dalam kecemasan yang berlebihan terhadap urusan duniawi. Terlalu sibuk memikirkan hal yang belum tentu terjadi hanya akan membuat h...