Introspeksi Membutuhkan Kejujuran
Ada satu hal yang sering kita lakukan tanpa sadar: kita begitu mudah melihat kesalahan orang lain, tetapi begitu sulit melihat kesalahan sendiri. Ketika orang lain melakukan kesalahan, mata kita seolah menjadi sangat tajam. Kita mampu menemukan kekurangannya. Kita bahkan merasa tahu apa yang salah dalam kehidupan mereka. Kita kemudian memberikan penilaian. “Seharusnya dia tidak bersikap seperti itu.” “Kalau saya menjadi dia, tentu saya akan melakukan hal yang berbeda.” Tanpa sadar, kita menempatkan diri seolah-olah lebih tahu. Seolah-olah perjalanan hidup kita membuat kita lebih pantas menentukan benar dan salahnya kehidupan orang lain. Namun, pernahkah kita berhenti sejenak? Bagaimana jika sesekali kita menggunakan ketajaman yang sama untuk melihat diri sendiri? Ketika Kesalahan Orang Lain Terlihat Jelas Kesalahan orang lain memang sering terlihat lebih jelas. Kita mengatakan seseorang keras kepala. Padahal, mungkin kita sendiri sulit menerima nasihat. Kita menilai orang la...