Bu MBG nya Mana ? Cerita dari Sekolah Kampung Yang Membuat Kita Merenung
Makan Bergizi Gratis (MBG). Apakah program ini bermanfaat bagi sekolah kami? Jawabannya jelas: sangat bermanfaat. Sekolah kami berada di wilayah perkampungan. Banyak siswa datang ke sekolah tanpa sempat sarapan. Bagi sebagian anak, pagi dimulai dengan langkah cepat menuju kelas, bukan dengan sarapan di meja makan. Karena itu, kehadiran program Makan Bergizi Gratis (MBG) terasa sangat berarti. Suatu hari program ini sempat berhenti selama satu minggu. Alasannya sederhana: dapur penyedia makanan sedang diperbaiki. Namun dampaknya terasa nyata di sekolah. Seorang anak bertanya dengan wajah penuh harap, “Bu, kok MBG-nya tidak datang lagi?” Pertanyaan itu sederhana, tetapi menyentuh. Dari raut wajahnya terlihat jelas bahwa ia menunggu. Ia berharap makanan itu datang seperti biasanya. Saya mencoba menjelaskan dengan pelan. Bahwa hari itu MBG belum bisa hadir karena ada perbaikan dapur dan kendala teknis lainnya. Setelah dijelaskan, anak-anak mulai mengerti. Namun dari peristiwa kecil itu t...