Tidak ada manusia yang benar-benar bersih
"Tidak ada manusia yang benar-benar bersih. Kita semua sedang belajar dan sedang memohon ampun atas kekurangan yang kita miliki." Kalimat sederhana ini menyimpan makna yang sangat dalam. Ia mengajak kita merenungkan hakikat kehidupan, menumbuhkan kerendahan hati, dan menyadari bahwa setiap manusia adalah pembelajar yang tidak pernah selesai memperbaiki diri. Tidak ada seorang pun yang menjalani hidup tanpa kesalahan. Setiap orang memiliki kekurangan. Kita pernah keliru dalam mengambil keputusan, pernah mengucapkan kata yang melukai, atau melakukan tindakan yang mengecewakan orang lain, baik disadari maupun tidak. Itulah kenyataan yang melekat pada setiap manusia. Karena itu, tidak ada alasan untuk merasa paling suci, paling benar, atau paling baik. Kesempurnaan bukanlah milik manusia. Kesempurnaan hanyalah milik Allah SWT. Menyadari kenyataan tersebut seharusnya membuat kita lebih rendah hati. Alih-alih sibuk menilai kehidupan orang lain, kita justru diajak lebih ba...