Menjadi Lebih Baik Setiap Hari


 

Dari Gelar Karya Menuju Berbagi Makna

Jadilah pribadi yang berusaha menjadi lebih baik dari hari ke hari, bukan hanya merasa cukup karena pernah baik kemarin.

Kebaikan yang berhenti di masa lalu akan kehilangan makna. Tantangan hari ini menuntut kualitas diri yang terus diperbarui. Hidup bergerak cepat. Karakter pun harus ikut bertumbuh.

Menjadi lebih baik bukan sekadar slogan. Ia adalah proses sadar yang menuntut keberanian untuk berubah.

Nilai itulah yang terasa nyata di SD Bambu Apus 01 Pamulang. Hari ini, sekolah berbagi rezeki kepada 32 anak yatim piatu yang belajar di lingkungan tersebut. Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari Gelar Karya dan Market Day yang dilaksanakan pada Sabtu, 7 Februari 2026.

Sejak awal, hasil penjualan siswa memang diniatkan untuk disalurkan kepada anak-anak yatim di sekolah. Anak-anak belajar berdagang. Mereka juga belajar empati. Hasil karya tidak berhenti pada angka penjualan. Ia berlanjut menjadi kebermanfaatan.

Alhamdulillah, kegiatan berjalan lancar. Kerja sama komite sekolah, wali murid, dan dewan guru menjadi kunci utama. Kebersamaan itu menghadirkan suasana hangat dan penuh harap.

Program berbagi ini telah memasuki tahun ketiga pada masa kepemimpinan Kepala Sekolah, Ibu Tuti. Konsistensi tersebut menunjukkan bahwa kebaikan tidak lahir secara instan. Ia dirawat, dijaga, dan diteruskan.

Semua berharap kegiatan ini terus berlanjut. Harapannya sederhana, namun dalam: keberkahan dan rida Allah SWT.

Menjadi lebih baik berarti mau belajar dari kesalahan. Bukan sibuk menyesali kemarin, tetapi memperbaiki hari ini. Setiap hari memberi ruang untuk lebih jujur, lebih sabar, dan lebih bertanggung jawab.

Kebaikan yang hidup adalah kebaikan yang terus diperbarui. Ia tidak hanya dikenang, tetapi dirasakan dampaknya.

Upaya menjadikan esok lebih baik dimulai dari refleksi diri. Kita perlu jujur menilai apa yang sudah tepat dan apa yang perlu dibenahi. Refleksi bukan untuk menyalahkan diri, melainkan untuk bertumbuh.

Langkah kecil yang konsisten jauh lebih kuat daripada perubahan besar yang sesaat. Memperbaiki sikap, menambah ilmu, dan menjaga niat baik adalah ikhtiar harian. Kita belajar sabar saat gagal dan rendah hati saat berhasil.

Allah tidak menjanjikan hidup tanpa ujian. Namun, Allah menjanjikan kemudahan di balik setiap kesulitan. Karena itu, usaha memperbaiki diri tidak boleh berhenti.

Dalam kesempatan ini, kepala sekolah menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung kegiatan. Dewan guru dengan sabar mendampingi siswa. Wali murid dari kelas 1 hingga kelas 6 memberikan dukungan penuh. Anak-anak pun menunjukkan semangat belajar dan tekad meraih cita-cita.

Semoga setiap langkah kecil kebaikan ini dicatat sebagai amal. Semoga menjadi pembelajaran karakter yang membekas dalam jiwa anak-anak.

Karena pada akhirnya, menjadi lebih baik bukan tentang siapa kita kemarin.

Melainkan tentang siapa yang sedang kita upayakan hari ini.

Salam sehat dan bahagia.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

P5 di kembalikan ke kegiatan kokurikuler

Tuhan senatiasa bersamamu

Berkarya dengan hati,Belajar Dengan Makna