Tetap Tenang,Allah Tahu Siapa Dirimu

 

Jangan pedulikan apa yang dikatakan orang lain tentang dirimu.
Penilaian manusia selalu terbatas. Mereka melihat dari kejauhan. Mereka menafsir dari potongan cerita. Mereka menilai dari apa yang tampak, bukan dari apa yang sebenarnya terjadi.

Namun engkau tahu siapa dirimu.
Engkau yang menjalani setiap langkah.
Engkau yang merasakan luka, jatuh, dan bangkit.
Engkau yang memahami alasan di balik setiap keputusan.
Tidak ada yang lebih mengenal dirimu selain dirimu sendiri.

Dan yang paling utama, Allah lebih tahu keadaanmu.
Ia melihat apa yang tak terlihat oleh mata manusia.
Ia memahami niat yang tersembunyi di balik setiap usaha.
Ia menilai dengan keadilan yang tak dipengaruhi prasangka dan komentar manusia.

“Allah lebih tahu keadaanmu” berarti Tuhan memahami seluruh perjalanan batinmu.
Ia mengetahui luka yang kau sembunyikan.
Ia melihat perjuangan yang tidak pernah kau ceritakan.
Ia memahami kelelahan yang hanya kau simpan dalam hati.

“Ia melihat apa yang tak terlihat oleh mata manusia” menegaskan keterbatasan pandangan manusia.
Orang lain hanya melihat hasil, tetapi Allah melihat proses.
Manusia menilai perilaku, tetapi Allah melihat alasan.
Manusia menangkap permukaan, tetapi Allah mengetahui kedalaman.

“Ia memahami niat yang tersembunyi di balik setiap usaha” mengingatkan bahwa Tuhan menilai dari hati.
Setiap niat tulus dicatat sebagai kebaikan, meski sering manusia mengabaikannya atau salah menafsirnya.

“Ia menilai dengan keadilan yang jauh melampaui prasangka” menegaskan bahwa penilaian Tuhan sempurna.
Ia tahu kapan engkau jujur.
Ia tahu saat engkau memilih diam.
Ia tahu batas kemampuanmu.
Ia tahu kapan engkau sudah melakukan yang terbaik.

Semua itu mengajakmu untuk tetap tenang.
Kebenaranmu tidak bergantung pada komentar manusia.
Nilai dirimu ditentukan oleh Tuhan yang Maha Melihat segalanya.

Karena itu, teruslah berjalan di jalan yang engkau yakini benar.
Fokus pada niat baikmu.
Jaga langkahmu tetap lurus.
Biarkan Allah yang menilai dan membalas.

Manusia hanya menebak.
Allah yang Maha Mengetahui.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

P5 di kembalikan ke kegiatan kokurikuler

Tuhan senatiasa bersamamu

Ketika disiplin lebih penting dari pada motivasi