Tenanglah,Karena Kita Hanyalah Hamba-Nya

 Aku, kamu, kita adalah hamba-Nya. Tak ada yang perlu dikhawatirkan selagi bersama-Nya, di jalan-Nya. Tetap tenanglah.

Kalimat sederhana ini menyimpan makna spiritual yang begitu dalam. Ia mengingatkan kita bahwa siapa pun manusia, sejatinya hanyalah hamba dari Sang Pencipta. Segala kegelisahan dan keresahan hidup akan terasa ringan ketika kita menyadari posisi itu bahwa tugas kita bukan mengatur segalanya, melainkan berserah sepenuhnya kepada-Nya.

Selama kita berjalan di jalan yang diridhai Tuhan, tidak ada alasan untuk takut atau cemas. Saat hati terpaut pada keyakinan bahwa Tuhan selalu menyertai langkah kita, ketenangan akan hadir dalam setiap ujian dan perjalanan hidup.

Ketenangan sejati tumbuh ketika hidup kita selaras dengan ajaran dan kehendak Tuhan. Ketika setiap langkah, niat, dan perbuatan berpijak pada nilai kebaikan, maka segala hal, baik ujian maupun nikma, akan terasa bermakna. Rasa takut dan cemas sering muncul karena kita merasa sendiri atau ragu akan arah hidup. Namun, ketika kita yakin sedang berada di jalan yang benar menurut Tuhan, keyakinan itu menjadi sumber kekuatan.

Kepercayaan yang kuat kepada Tuhan adalah fondasi keteguhan batin. Ia membuat seseorang tidak mudah goyah oleh masalah atau kegagalan. Hati menjadi kokoh, pikiran tenang, dan langkah mantap. Apa pun hasil dari usaha, baik sesuai harapan maupun tidak, akan diterima dengan lapang dada. Sebab kita yakin, segala sesuatu adalah bagian dari rencana Tuhan yang terbaik.

Meyakini bahwa rencana Tuhan selalu lebih indah berarti belajar untuk percaya, bersabar, dan ikhlas terhadap setiap alur kehidupan. Tidak semua yang kita inginkan akan terwujud, karena Tuhan lebih tahu apa yang benar-benar kita butuhkan. Kadang kita merasa kecewa saat doa belum terkabul, padahal mungkin Tuhan tengah menyiapkan sesuatu yang jauh lebih baik dari yang kita bayangkan.

Sikap terbaik adalah terus berusaha dengan sungguh-sungguh, lalu menyerahkan hasilnya kepada-Nya dengan hati yang tenang. Saat kita mampu melihat setiap kejadian sebagai bagian dari kasih dan kebijaksanaan Tuhan, hidup akan terasa lebih damai, ringan, dan penuh syukur.Salam sehat dan Bahagia.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

P5 di kembalikan ke kegiatan kokurikuler

Tuhan senatiasa bersamamu

Berkarya dengan hati,Belajar Dengan Makna